Menteri Pertanian Salurkan Bantuan Traktor Kilat Usai Sidak di Semarang
By Admin

Bantuan Traktor Dari Mentan
nusakini.com, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendadak meninjau lahan persawahan di Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Kamis (6/8). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat langsung menyalurkan bantuan satu unit traktor kepada kelompok tani setempat pada sore harinya.
Langkah cepat ini diambil setelah menteri melihat langsung para petani yang masih menerapkan sistem tanam manual di lapangan. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung mekanisasi pertanian di area seluas 17 hektare yang memiliki produktivitas hingga tujuh ton per hektare.
Perwakilan kelompok tani, Jadiyah, mengaku sangat terkejut dengan kedatangan alat pertanian berat tersebut di desanya. Ia menyebutkan bahwa bantuan ini datang tanpa pemberitahuan resmi dari pihak dinas terkait maupun kelurahan setempat.
"Ya Allah, enggak disangka-sangka, rezekinya bertubi-tubi," kata Jadiyah saat menerima unit traktor tersebut. "Enggak ada berita, enggak ada kabar, enggak ada apa, tiba-tiba datang," tambahnya menegaskan kepolosannya.
Sebelumnya, Menteri Amran sempat berdialog dengan para ibu tani yang sedang bekerja keras di area persawahan berlumpur. Pejabat negara itu menanyakan kesiapan mereka untuk menerima bantuan mesin pertanian guna mempermudah pekerjaan sehari-hari.
"Kalau saya kasih satu traktor, bisa dipakai?" tanya Amran kepada para petani yang tengah berkumpul. Ia pun langsung menjanjikan pengiriman unit tersebut meskipun warga mengaku belum ahli mengoperasikannya.
Meskipun para petani awam terhadap teknologi tersebut, kementerian tetap memberikan fasilitas itu sebagai aset bernilai tambah. Kelompok tani diarahkan untuk menyewakan mesin itu agar bisa memberikan pemasukan tambahan bernilai ekonomi bagi komunitas.
"Kalau belum bisa mengoperasikan, disewakan saja," ucap Amran saat memberikan arahan teknis. "Kan sewanya sekitar satu juta rupiah per hektare, nanti bisa menjadi tambahan pendapatan kelompok," jelasnya memberikan solusi.
Pemerintah berharap penyaluran mesin secara kilat ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani yang berdomisili di kawasan Ngaliyan. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya strategis kementerian dalam mewujudkan swasembada pangan nasional secara berkesinambungan. (*)